Oknum Dosen Predator Seks Muarabungo (I)

1659

MUARABUNGO,  Jambikini.net- Sudah dari siang tadi Max (21) merasa tak enak badan, batuk flu yang menyerang dari semalam terus menggerogoti daya tahan tubuh mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Muarabungo ini.

Malam itu telfon datang, ” bisa bimbingan skripsi malam ini Max, saya tunggu di ruangan sekarang, ” ungkap Hans (45) nama samaran Dosen pembimbing skripsi Max.

Meskipun mengaku tengah tak enak badan Hans sedikit memaksa Max untuk datang.

” Karna tak enak, saya datang malam itu,” kata Max.

Sampai di ruangan Hans, mahasiswa tingkat akhir ini memilih duduk tapat didepan meja kerja dosennya.

Kamu demam, Hans langsung memegang leher Max sambil mengusap bagian tersebut hingga berulang-ulang.

Upaya pelecehan seks ini terus dilakukan Hans hingga puncaknya Hans memegang dan mengoral alat kelamin Max.

” Saya takut, nanti nilai skripsi saya hancur, jadi terpaksa diam saat dia melakukan itu, ” ungkap Max.

Meskipun kejadian ini sudah terjadi lima tahun silam, namun trauma mendalam terus lengket dibenak Max yang meminta redaksi jambikini.net untuk tidak menulis nama aslinya.

Bukan hanya Max, Zardi (22) bukan nama sebenarnya juga mengalami hal yang sama, bahkan ulah Hans terhadap dirinya pernah dipergoki teman kuliahannya.

” Waktu itu acara kemah bakti, Hans terus memaksa saya, hingga dipergoki teman-teman saat saya di tindih Hans didalam tenda,”

Max dan Zardi hanya sebagian kecil dari korban predator seks oknum dosen penyuka lawan sejenis.

Sudah jadi rahasia umum ulah-ulah dosen mesum yang perlu di beri ganjaran hukum.

Bukan hanya hanya mahasiswa versus dosen gay, redaksi jambikini juga berhasil merangkum ulah pelecehan seks yang dilakukan oknum dosen laki-laki terhadap para mahasiswi yang akan akan kami tuliskan di edisi mendatang.(*)

Bersambung……

Facebook Comments