10 Caleg Mantan Terpidana Korupsi Jambi Melenggang

524

JAKARTA, Jambikini.net- Mahkamah Agung atau MA menyatakan bahwa larangan mantan narapidana kasus korupsi menjadi caleg adalah bertentangan dengan UU Pemilu.

“Pertimbangan hakim bahwa PKPU itu bertentangan dengan UU Nomor 7 tahun 2017,” ujar Juru Bicara MA Suhadi seperti dikutip Kompas.com , Jumat (14/9/2018).

Dengan putusan tersebut, maka mantan narapidana kasus korupsi dapat mencalonkan diri sebagai caleg dengan syarat-syarat yang ditentukan UU Pemilu.

MA memutus uji materi Pasal 60 huruf j Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR dan DPRD Kabupaten/kota terhadap Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) pada Kamis (13/9/2018) lalu.

Pasal yang diujimaterikan itu mengatur soal larangan bagi mantan narapidana kasus korupsi, mantan bandar narkoba dan kejahatan seksual pada anak untuk maju menjadi calon legislatif.

Menurut Suhadi dengan adanya putusan uji materi tersebut, maka mantan narapidana kasus korupsi dapat mencalonkan diri sebagai caleg dengan syarat-syarat yang ditentukan UU Pemilu.

Berdasarkan UU pemilu, setiap orang yang memiliki riwayat pidana atau pernah menjadi terpidana dibolehkan mendaftar sebagai caleg namun wajib mengumumkannya ke publik.

Sementara PKPU Pencalonan melarang parpol mendaftarkan mantan narapidana kasus korupsi sebagai caleg.

“Itu bertentangan dengan UU Pemilu. UU Pemilu kan membolehkan dengan persyaratan-persyaratan tertentu. Tapi kalau PKPU kan menutup sama sekali kan.Bertentangan atau enggak itu? Ya kalau menurut MA ya bertentangan,” kata Suhadi.

Dengan begitu, 10 Calon Anggota DPR Provinsi Jambi mantan Eks Koruptor dipastikan melanggang untuk memperebutkan suara rakyat.

Ini nama-nama 10 Caleg DPR Provinsi Jambi Eks mantan koruptor:

1. Idham Kholid, ME (Partai PKB)
2. Ir. H Syahrasaddin, M.si (Partai Golkar)
3. Hepni Zen (Partai Golkar)
4. Ridwan, SE (Partai Berkarya)
5. Drs, A Mukti Sa’ari (Partai Berkarya)
6. Mapangara Haka (Partai Berkarya)
7. H. Abdullah Fattah SH (Partai Pan)
8. A Harris HB,SE,MM (Partai Demokrat)
9. Irmanto,S (Partai Demokrat)
10. Nasrullah Hamka (Partai PBB)

Facebook Comments